About Bali
-
Ketika Bade Menjadi Barang Pesanan
Membeli bade memberi kemudahan bagi keluarga, tetapi dapat mengikis pengetahuan tradisional apabila Undagi Bade tidak lagi dilibatkan sebagai perancang dan penanggung jawab.
-
Undagi Bade dan Dagang Bade
bedanya ada pada peran dan orientasinya. Undagi Bade adalah ahli atau arsitek tradisional pembuat bade. Perannya bukan sekadar membuat rangka, tetapi memahami pakem, ukuran, simbol, konstruksi, seni, dan aspek ritual. Dalam sumber tentang upacara Ngaben/Pelebon, pembuatan bade disebut perlu pengetahuan agama, filsafat, dan kesenian; pembuatannya dipimpin oleh tukang yang sudah bergelar undagi, bahkan dikaitkan dengan pelatihan dan pewintenan. Undagi…
-
Catur Cuntaka:
Pengertian, Jenis, Ruang Lingkup, dan Penerapannya 1. Pengertian Catur Cuntaka Cuntaka adalah keadaan ketika seseorang, keluarga, tempat, atau sarana tertentu untuk sementara dipandang belum memenuhi syarat kesucian ritual untuk memasuki tempat suci atau melaksanakan pekerjaan keagamaan tertentu. Dalam kehidupan masyarakat Bali, keadaan ini lebih umum disebut sebel, sedangkan istilah leteh atau cemer kerap dipakai untuk menggambarkan keadaan yang belum suci secara niskala. Keputusan…
-
Rumah Duka Bukan “Tempat Kotor”
Meluruskan Makna Cuntaka, Sesana Pemangku, dan Dharma Melayat Di tengah kehidupan masyarakat Hindu Bali, berkembang suatu anggapan bahwa rumah orang yang sedang berduka adalah “tempat kotor”. Atas dasar anggapan tersebut, sebagian orang yang telah mawinten, menjadi Jero Mangku, atau merasa sedang ngiring memilih tidak datang melayat karena khawatir kehilangan kesucian. Kehati-hatian dalam menjaga kesucian tentu patut dihormati. Seorang…
-
Kitab Suci Weda:
Pengertian, Bagian-Bagian, dan Subbagiannya 1. Pengertian Weda Weda atau Veda berasal dari akar kata Sanskerta vid, yang berarti “mengetahui”, “pengetahuan”, atau “kebijaksanaan”. Karena itu, Weda dapat diartikan sebagai pengetahuan suci yang menjadi dasar ajaran Hindu. Dalam keyakinan Hindu, Weda bukan ciptaan manusia atau apauruṣeya. Kebenaran Weda diyakini diterima atau “didengar” oleh para ṛṣi melalui kesadaran rohani, kemudian diwariskan secara lisan dari…
-

Kalpa dalam Kosmologi Hindu
Kalpa merupakan satuan waktu kosmis dalam tradisi Hindu yang berlangsung selama 4,32 miliar tahun manusia. Bagaimana cara menghitungnya dan bagaimana perbandingannya dengan usia Bumi serta alam semesta?
-
Diksa atau Pediksaan Sulinggih di Bali
Syarat, Proses, Persamaan, dan Keragaman Tradisi Aguron-guron Pendahuluan Diksa, yang dalam kehidupan masyarakat Hindu Bali juga disebut Padiksaan, Pediksaan, Mediksa, atau Diksa Dwijati, merupakan proses penyucian dan kelahiran kembali secara rohani bagi seseorang yang akan menjalankan swadharma sebagai Sulinggih. Pediksaan bukan sekadar upacara pelantikan atau pemberian gelar keagamaan. Di dalamnya terdapat proses pendidikan, pengendalian diri, penyucian lahir dan batin,…
-
Perjalanan Atma Setelah Kematian dalam Tradisi Hindu Bali
Pendahuluan Kematian merupakan salah satu peristiwa paling mendalam dalam kehidupan manusia. Bagi keluarga yang ditinggalkan, kematian menghadirkan kesedihan, kehilangan, dan perubahan besar. Namun dalam ajaran Hindu, kematian tidak dipandang sebagai berakhirnya seluruh keberadaan seseorang. Kematian terutama merupakan berakhirnya fungsi badan jasmani, sedangkan atma tetap melanjutkan perjalanannya. Dalam tradisi Hindu Bali, perjalanan setelah kematian dipahami melalui…
-
Bhisama Pasek
Bhisama Pasek adalah kumpulan aturan, ajaran, dan pedoman hidup yang berlaku bagi krama (anggota) soroh Pasekdi Bali. Kata bhisama sendiri berarti “wejangan suci” atau “ketetapan leluhur” yang harus dihormati dan dijalankan. Berikut penjelasan inti secara jelas: 1. Makna Bhisama Pasek Bhisama Pasek merupakan pedoman spiritual dan sosial yang diwariskan oleh leluhur Pasek, terutama berkaitan dengan: Biasanya dikaitkan dengan ajaran…
-
Ogoh-ogoh konsep 2027
“BHUTA KALA EVOLUTION: RWA BHINEDA CHAOS” Di dalam setiap manusia, tersembunyi dua kekuatan yang selalu bertarung.Bukan di luar… tapi di dalam diri. Ogoh-ogoh ini menggambarkan Bhuta Kala modern — bukan lagi sekadar sosok raksasa menyeramkan, tetapi manifestasi dari sisi gelap manusia masa kini. DUALITAS: WAJAH MANUSIA & BHUTA Sosok utama terbelah menjadi dua: Keduanya bukan musuh yang terpisah…melainkan dua…
-
Hari Raya Nyepi
Hari Raya Nyepi: Filosofi Keheningan dalam Budaya Bali Hari Raya Nyepi merupakan perayaan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu, khususnya di Bali. Namun berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya yang identik dengan kemeriahan, Nyepi justru dirayakan dengan keheningan total selama 24 jam. Tidak ada aktivitas, tidak ada perjalanan, tidak ada cahaya—bahkan bandara pun ikut berhenti…
-
Praktek Siwa Ratri di Jaman Modern
PRAKTIK PALING PENTING DI ZAMAN 2026 Ini bagian paling relevan dengan kehidupan modern. 1. Detoks Distraksi Digital (INI KRUSIAL) Minimal lakukan: Tanpa ini, Siwa Ratri kehilangan makna modernnya 2. Introspeksi Jujur (tanpa romantisasi) Tanyakan dengan brutal tapi lembut: Tulis. Jangan hanya dipikirkan. 3. Hadapi “Bayangan” (Shadow Work) Dalam psikologi modern: Siwa Ratri adalah malam berdamai dengan sisi…
Got any book recommendations?
