Siapakah Shiva?

Siapakah Shiva? Shiva (Śiva) adalah salah satu dewa utama dalam agama Hindu, khususnya dalam tradisi Shaivisme. Tidak seperti dewa-dewa lain yang lebih dikenal sebagai pencipta atau pemelihara, Shiva melambangkan totalitas — penghancuran, pembaruan,…

Siapakah Shiva?

Shiva (Śiva) adalah salah satu dewa utama dalam agama Hindu, khususnya dalam tradisi Shaivisme. Tidak seperti dewa-dewa lain yang lebih dikenal sebagai pencipta atau pemelihara, Shiva melambangkan totalitas — penghancuran, pembaruan, meditasi, cinta, dan transendensi.

Ia disebut Mahadeva (Dewa Agung) karena merupakan kesadaran tanpa batas yang menampakkan diri dalam banyak bentuk.


Nama & Gelar Shiva


Ikonografi (Simbol Shiva)

  1. Mata Ketiga  → simbol kebijaksanaan ilahi.
  2. Bulan Sabit  → siklus waktu, Shiva melampauinya.
  3. Sungai Gangga  → aliran rahmat & penyucian.
  4. Leher Biru (Neelakantha) → karena meminum racun kosmik.
  5. Trisula (Trishula) → penciptaan, pemeliharaan, penghancuran.
  6. Damaru (Gendang)  → getaran kosmik, suara Om.
  7. Kulit Harimau & Ular  → pengendalian nafsu & rasa takut.
  8. Gunung Kailash  → tempat tinggal abadi, poros kosmos.

Aspek Filosofis


Kisah Mitologi Penting


Lima Fungsi Kosmik Shiva (Pancha Krityas)

  1. Srishti – Penciptaan
  2. Sthiti – Pemeliharaan
  3. Samhara – Penghancuran
  4. Tirobhava – Ilusi / penutup
  5. Anugraha – Anugerah / pembebasan

Pemahaman Kosmik

Singkatnya: Shiva adalah kesadaran abadi yang menggerakkan dan melampaui alam semesta.


Shiva sebagai Prinsip Kosmik vs Shiva sebagai Dewa Pribadi

1. Shiva sebagai Prinsip Kosmik (Formless, Nirguna)

Contoh: Jyotirlinga (tiang cahaya tanpa ujung) dalam Linga Purana adalah simbol Shiva sebagai kesadaran tak terbatas.


2. Shiva sebagai Dewa Pribadi (Saguna, dengan bentuk & cerita)

Contoh: Shiva menikah dengan ParvatiHanuman sebagai energi Shiva, dll.


Bagaimana Memahami Shiva

1. Sebagai Dewa (Pandangan Mitologis)


2. Sebagai Prinsip Kosmik (Pandangan Filsafat)

Memahami Shiva berarti menyadari bahwa hakikat diri kita adalah kesadaran murni, melampaui tubuh dan pikiran.


3. Sebagai Simbol (Pandangan Spiritual)

Simbol-simbol ini bukan sekadar literal, tapi alat meditasi untuk memahami kebenaran yang lebih tinggi.


4. Sebagai Jalan (Latihan Pribadi)

Memahami Shiva juga berarti menjalani laku spiritual:


5. Sebagai Keadaan Jiwa (Pandangan Pengalaman)


Ringkasannya

Untuk memahami Shiva:


Dengan kata lain:

Kesimpulan

Jadi, Shiva adalah dua sekaligus: