Agama
-
Praktek Siwa Ratri di Jaman Modern
PRAKTIK PALING PENTING DI ZAMAN 2026 Ini bagian paling relevan dengan kehidupan modern. 1. Detoks Distraksi Digital (INI KRUSIAL) Minimal lakukan: Tanpa ini, Siwa Ratri kehilangan makna modernnya 2. Introspeksi Jujur (tanpa romantisasi) Tanyakan dengan brutal tapi lembut: Tulis. Jangan hanya dipikirkan. 3. Hadapi “Bayangan” (Shadow Work) Dalam psikologi modern: Siwa Ratri adalah malam berdamai dengan sisi
-
Cerita Lubdaka
Berikut cerita lengkap Lubdaka (Lubdhaka) sebagaimana dikenal dalam tradisi Hindu Bali dan kisah Siwa Ratri. Cerita ini bersifat simbolis dan filosofis, bukan sekadar legenda moral biasa. Kisah Lubdaka: Pemburu yang Diselamatkan oleh Kesadaran Pada zaman dahulu, hiduplah seorang pria bernama Lubdaka, yang berarti pemburu. Ia bukan orang suci, bukan pula pendeta. Pekerjaannya adalah membunuh binatang di hutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena pekerjaannya
-
Siwa Ratri
Siwa Ratri (sering juga ditulis Siwaratri atau Shivaratri) adalah hari suci umat Hindu, khususnya pemuja Dewa Siwa, yang bermakna “Malam Suci Siwa”. Perayaan ini sarat dengan nilai spiritual, pengendalian diri, dan perenungan batin. Berikut penjelasan lengkapnya 1. Arti Kata & Makna Dasar Siwa Ratri berarti malam perenungan untuk menyadari Siwa dalam diri manusia, bukan sekadar ritual eksternal. Makna utamanya adalah: Malam untuk mengalahkan kegelapan
-
Doa dan Karma
Pernahkah kita berfikir apa gunanya ber Doa jika semua yang kita alami sekarang berdasarkan Karma? Jawabannya:doa bukan untuk membatalkan karma, tapi untuk membebaskan kita di dalam karma. 1. Karma menentukan apa yang kita alami, doa menentukan bagaimanakita mengalaminya Karma menjawab: Doa menjawab: Dua orang bisa mengalami karma yang sama,tapi hasil batinnya sangat berbeda. 2. Tanpa doa, karma lama + reaksi kita
-
Karma Phala
Karma Phala adalah konsep penting dalam ajaran Hindu yang menjelaskan hukum sebab–akibat dalam kehidupan. Secara sederhana:apa yang kita perbuat (karma), itulah hasil yang akan kita terima (phala).Bukan sebagai hukuman atau hadiah, tapi sebagai konsekuensi alamiah. Makna dasarnya Jadi, setiap tindakan—baik atau buruk—pasti membawa dampak, entah cepat atau lambat. Jenis-jenis Karma Phala Biasanya dibagi menjadi tiga: Inti ajarannya Makanya,
-
Hal yang di Sukai dan tidak oleh Dewa Shiva
Hal-hal yang tidak disukai oleh Dewa Shiva (dari Purana dan tradisi) Cara simbolis untuk memahaminya: Itulah sebabnya beliau disebut Bholenath (Tuhan yang polos/tulus)—beliau mudah dipuaskan dengan pengabdian sederhana dan tulus, tetapi tidak bisa menoleransi kesombongan atau sikap tidak hormat. Hal-hal yang disukai Shiva Kesimpulan Shiva dikenal sebagai Bholenath—Tuhan yang polos dan mudah dipuaskan. Beliau tidak meminta kemewahan atau
-
Sat-Cit-Ananda-Mayi Ma, Shiva-Shakti Svarupini
Sat-Cit-Ananda-Mayi Ma, Shiva-Shakti Svarupini
-
Kisah-Kisah Terkenal Shiva
Kisah-Kisah Terkenal Shiva 1. Asal-Usul Shiva (Lingodbhava) 2. Shiva dan Gangga (Ganga Avatarana) 3. Shiva Minum Racun (Samudra Manthan) 4. Perkawinan Shiva dan Parvati 5. Kelahiran Ganesha 6. Shiva sebagai Nataraja (Raja Penari) 7. Ardhanarishvara (Shiva-Parvati dalam Satu Tubuh) 8. Kartikeya Mengalahkan Tarakasura Kisah-kisah Shiva bukan sekadar legenda, tetapi simbol perjalanan spiritual:
-
Siapakah Shiva?
Siapakah Shiva? Shiva (Śiva) adalah salah satu dewa utama dalam agama Hindu, khususnya dalam tradisi Shaivisme. Tidak seperti dewa-dewa lain yang lebih dikenal sebagai pencipta atau pemelihara, Shiva melambangkan totalitas — penghancuran, pembaruan, meditasi, cinta, dan transendensi. Ia disebut Mahadeva (Dewa Agung) karena merupakan kesadaran tanpa batas yang menampakkan diri dalam banyak bentuk. Nama & Gelar Shiva Ikonografi (Simbol Shiva) Aspek Filosofis
-
Profesionalisme Pemangku di Bali
Profesi dan Profesionalisme Seorang Pemangku di Bali Pelayan Umat, Penjaga Kesucian, dan Pelestari Budaya Pendahuluan Di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang cepat, peran pemangku di Bali tetap menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kelestarian nilai-nilai agama Hindu dan adat istiadat.Pemangku bukan hanya sosok yang memimpin ritual, tetapi juga figur moral yang menjadi teladan, pelayan










